# Fill Data Material Items

{% file src="/files/MW5TvM2fxuXhdQ7E0YbP" %}
Diagram BPMN eATP Ticket
{% endfile %}

## Fill Data Asset

### Fill Data Property

{% hint style="warning" %}
**Perhatian**: Pengisian data properti (parent) asset bersifat mandatory atau wajib diisi.
{% endhint %}

Klik asset.

Isi data properti.

Sebagai contoh, berikut cara pengisian data properti asset:

{% tabs %}
{% tab title="Quantity" %}
Klik ikon :pencil2:.

Isi jumlah asset.

Klik `OK`.
{% endtab %}

{% tab title="Note" %}
Klik ikon :pencil2:.

Isi keterangan tambahan untuk asset (jika diperlukan).

Klik `OK`.
{% endtab %}

{% tab title="Photos" %}
Klik ikon :camera:.

{% hint style="info" %}
**Info**: Pengambilan foto asset dilakukan dua kali, yaitu jarak dekat dan jarak jauh.
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**Perhatian**: Pada saat pengambilan foto NE/equipment dari jarak dekat dan jarak jauh, titik tengah berada pada logo x berwarna merah.
{% endhint %}
{% endtab %}
{% endtabs %}

{% hint style="success" %}
Proses pengisian data properti selesai apabila status asset berubah menjadi **Complete**.
{% endhint %}

## Fill Data New Addition

### Add Asset (Child)

Klik asset new addition.

Klik ikon :heavy\_plus\_sign:.

Proses penambahan asset dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melakukan scan barcode atau penambahan manual.

{% tabs %}
{% tab title="Add NE by Scan Barcode" %}
{% hint style="info" %}
**Info**: Apabila asset sudah pernah dilakukan tagging, maka penambahan dapat dilakukan dengan cara scan barcode.
{% endhint %}

Klik ikon Barcode.

{% hint style="info" %}
**Info**: Pengisian dialog `Search Asset` dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

:black\_small\_square: Pengisian manual, dipilih ketika yang tersedia berupa serial number.

:black\_small\_square: Pengisian dengan cara scan barcode, dipilih ketika yang tersedia berupa kode batang atau QR.
{% endhint %}

Klik ikon Barcode.

Scan barcode.

Klik `OK`.

Pilih grup, taxo, dan item.

Klik `OK`.
{% endtab %}

{% tab title="Add NE Manually" %}
{% hint style="info" %}
**Info**: Apabila equipment belum pernah dilakukan tagging, maka penambahan bisa dilakukan secara manual.
{% endhint %}

Pilih grup, taxo, item, dan jumlah item.

Klik `OK`.
{% endtab %}
{% endtabs %}

### Fill Data Property

{% hint style="warning" %}
**Perhatian**:

:black\_small\_square: Pengisian data properti (parent) asset new addition bersifat non mandatory atau tidak wajib diisi.

:black\_small\_square: Pengisian data properti (child) asset new addition bersifat mandatory atau wajib diisi.
{% endhint %}

Klik asset new addition dengan status Incomplete.

{% hint style="info" %}
**Info**: Status asset:

:black\_small\_square: **Incomplete**: Data properti asset belum diisi secara lengkap.

:black\_small\_square: **Complete**: Data properti asset sudah diisi secara lengkap.
{% endhint %}

Klik asset (child).

Isi data properti.

{% hint style="info" %}
**Info**: Masing-masing asset akan memiliki data properti yang berbeda.
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**Perhatian**: Tanda bintang (\*) menunjukkan data yang harus diisi.
{% endhint %}

Sebagai contoh, berikut cara pengisian data properti asset new addition:

{% tabs %}
{% tab title="Serial Number" %}
Pengisian data properti serial number dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pengisian manual atau melakukan scan barcode.

{% tabs %}
{% tab title="Manually" %}
Apabila asset memiliki nomor serial, maka pengisian data properti serial number dilakukan secara manual.

Klik ikon :pencil2:.

Isi nomor serial.

{% hint style="info" %}
**Info**: Apabila asset tidak memiliki nomor serial, maka klik ikon Reload untuk melakukan auto generate serial number oleh sistem.
{% endhint %}

Klik `OK`.
{% endtab %}

{% tab title="Scan Barcode" %}
Apabila asset memiliki barcode, maka pengisian data properti serial number dilakukan dengan cara scan barcode.

Klik ikon Barcode.

Scan barcode.
{% endtab %}
{% endtabs %}
{% endtab %}

{% tab title="Asset Owner" %}
Nama pemilik asset yang ditampilkan sesuai dengan nama pemilik asset yang diisikan pada saat proses penambahan asset.

Perubahan nama pemilik asset dapat dilakukan dengan cara klik ikon :white\_check\_mark:.

Klik nama pemilik asset.
{% endtab %}

{% tab title="Photos" %}
Klik ikon :camera:.

{% hint style="info" %}
**Info**: Pengambilan foto asset dilakukan dua kali, yaitu jarak dekat dan jarak jauh.
{% endhint %}

{% hint style="warning" %}
**Perhatian**: Pada saat pengambilan foto NE/equipment dari jarak dekat dan jarak jauh, titik tengah berada pada logo x berwarna merah.
{% endhint %}
{% endtab %}

{% tab title="Attribute Form" %}
Beberapa data properti dapat diisikan secara bersama.

Klik ikon :pencil2: pada salah satu field.

Isi data properti pada dialog `Attribute Form`.

{% hint style="info" %}
**Info**: Tombol `Compass` dan `Inclinometer` digunakan sebagai alat pendukung dalam pengisian data properti.
{% endhint %}
{% endtab %}

{% tab title="Notes" %}
Klik ikon :pencil2:.

Isi keterangan tambahan untuk asset (jika diperlukan).

Klik `OK`.
{% endtab %}
{% endtabs %}

{% hint style="success" %}
Proses pengisian data properti selesai apabila status asset berubah menjadi **Complete**.
{% endhint %}


---

# Agent Instructions: Querying This Documentation

If you need additional information that is not directly available in this page, you can query the documentation dynamically by asking a question.

Perform an HTTP GET request on the current page URL with the `ask` query parameter:

```
GET https://docs.ineom-tsel.mit.id/eatp/atp-ticket/fill-data-material-items.md?ask=<question>
```

The question should be specific, self-contained, and written in natural language.
The response will contain a direct answer to the question and relevant excerpts and sources from the documentation.

Use this mechanism when the answer is not explicitly present in the current page, you need clarification or additional context, or you want to retrieve related documentation sections.
